Top

Sehat, Bugar, Gembira & Luar Biasa

Mail : info@fornas2019.id

MENUJU FORNAS V KALIMANTAN TIMUR

HARI

JAM

MENIT

DETIK

Ardiansyah: Dualisme Organisasi Cheerleading, Bersatulah!

19 Nov 2019
Posted by Humas FORNAS V 2019

SAMARINDA- Dualisme organisasi Cheerleading antara Federasi Cheerleading Seluruh Indonesia (FCSI) dengan Federasi Cheerleading Association (ICA)/ Asosiasi Pemandu Sorak Indonesia (APSI) coba disikapi bijak oleh Ardiansyah Jaffar, Ketua Bidang Organisasi dan Kerjasama FCSI, yang mengurai harap bagi bersatunya organisasi Cheerleading di Indonesia

Ditemui disaat pagelaran FORNAS V, di Atrium Big Mall, Ardiansyah pun menjelaskan jika dualisme di Cabor Cheerleading ini adalah karena perbedaan organisasi dunianya.

Jika FCSI yang didirikan pada  tahun 1998, berinduk Organisasi Dunia di Jepang yakni IFC (Internasional Federasi Of Cheerleading), sedang  ICA  Induk Organisasinya di Amerika yakni internasional Cheer Union (ICU).

Namun meski terdapat dualisme Induk Organisasi Cheerleading, menurut Ardiansyah, bukanlah suatu masalah, "Karena Cheerleading adalah olah raga Rekreasi sehingga makin banyak yang berolahraga akan makin bagus". 

"Inilah yang kerap orang salah persepsi di dalam menyikapi dualisme Federasi olah raga Cheerleading, " terang Ardiansyah.

"Karena ini adalah olah raga rekreasi maka substansinya adalah bagaimana memasyarakatkan olah raga tersebut," tekan Ardiansyah lagi.

Kecuali jika olah raga Cheerleading jelas Ardiansyah, telah menjadi olah raga prestasi maka haruslah dipikirkan bagaimana dualisme induk organisasi ini berkonsolidasi di dalam mengembangkan olah raga Cheerleading bersama-sama.

"Harapan saya dualisme organisasi ini dapat bersatu, stop segala drama, karena kita sesungguhnya adalah  bersaudara kandung, sehingga harus saling berkolaborasi," tekan Ardiansyah.

"Karena musuh bersama kita adalah menghadapi juara dunia, bukan saudara sendiri," sebutnya.

Sehingga yang utama menurut Ardiansyah adalah bagaimana Cheerleading  Indonesia dapat menjadi juara dunia, meski terdapat banyak Federasi. 

Ardiansyah pun memberikan alasan, "Contoh dalam olah raga Tinju ada banyak Federasi Tinju dunia, namun tetap bisa bersatu, begitu juga dengan Cheerleading Thailand yang bisa bersatu, kenapa Indonesia tidak??", urainya  penuh harap.

"Untuk itulah, kami tidak melarang atlet FCSI untuk mengikuti lomba Cheerleading yang di gelar oleh ICA," sebut Ardiansyah seraya mencontohkan atlet yang usai bertanding di cabor yang digelar FCSI saat FORNAS V juga menjadi peserta di Cabor Cheerleading  yang digelar ICA.

"Saya berharap dualisme organisasi Cheerleading dapat bersatu, jangan berpecah, karena bersatu membuat kita solid dan kuat, saling mendukung, sehingga pilar- pilar olah raga akan stabil untuk menuai prestasi dunia," pungkasnya. (@my)

 

Foto dok : amy

LATEST POST

CONTACT INFO
Address :
Jl. K.H. Wahid Hasyim
Kompleks Stadion Madya Sempaja Samarinda, Kalimantan Timur
Office :
+62 541 221120, 220212, 220065
Fax :
+62 541 220031
Email :
info@fornas2019.id

DI DUKUNG OLEH